Vibiz Media

Vibiz Media
Pasangkan Iklan anda di web portal kami

Berita Daerah

Berita Daerah
Media Pemasangan Iklan Daerah & Investasi Daerah

Vibiznews

Vibiznews
Media Pemasangan Iklan Seputar Investasi & Ekonomi

Info Teknologi

Info Teknologi
Media Pemasangan Iklan Seputar Teknologi

Info Belanja

Info Belanja
Media Pemasangan iklan Seputar Market

Training COA

Training COA
Training COA bersama Property Bisnis Academy

Berita Bursa Saham Indonesia

Berita Bursa saham Indonesia Dibuka menguat pagi tadi, IHSG naik 14,569 poin (0,29%) ke level 5.013,030. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang sudah terkoreksi sebelumnya.

Indeks sempat menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa sebelum akhirnya jatuh ke zona merah akibat aksi ambil untung.

Rekor intraday tertinggi IHSG sepanjang masa yang terbaru ada di level 5.026,919. Rekor sebelumnya dipecahkan akhir pekan lalu pada level 5.023,707.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 7,186 poin (0,14%) ke level 4.991,275. Aksi ambil untung membuat indeks jatuh ke zona merah.

Saham-saham unggulan di sektor finansial serta saham-saham lapis dua jadi sasaran aksi jual investor sehingga membuat IHSG terkoreksi.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (22/4/2013), IHSG turun tipis 1,538 poin (0,03%) ke level 4.996,923. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,418 poin (0,05%) ke level 847,371.

Aksi jual banyak dilakukan investor lokal, sementara asing masih lakukan aksi beli selektif. Saham-saham unggulan banyak diincar jelang penutupan perdagangan, sayangnya indeks gagal balik arah ke zona hijau.

Perdagangan saham hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 149.044 kali pada volume 4,778 miliar lembar saham senilai Rp 5,628 triliun. Sebanyak 97 saham naik, sisanya 165 saham turun, dan 95 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional menutup awal pekan dengan positif, kecuali bursa saham China yang masih terkoreksi. Melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS membuat bursa saham Jepang melonjak tinggi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.710 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.705 per dolar AS.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Sumber Energi (ITMA) naik Rp 1.600 ke Rp 9.700, Mayora (MYOR) naik Rp 1.000 ke Rp 30.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 ke Rp 38.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 18.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 24.500, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 450 ke Rp 18.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 49.800, dan Lion Metal (LION) turun Rp 200 ke Rp 14.800.

Presiden SBY resmi menunjuk Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai Plt Menteri Keuangan lewat Keputusan Presiden Nomor 45/M Tahun 2013 yang ditandatangani Jumat 19 April 2013.




Presiden SBY juga mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 44/M Tahun 2013 yang memberhentikan Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan setelah dipilih menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Agus Marto yang pada hari Jumat kemarin masih berada di Washington menghadiri pertemuan IMF dan Bank Dunia segera terbang kembali ke Indonesia hari Minggu pagi tanggal 21 April 2013 untuk mengadakan Rapim bersama Plt Menkeu Hatta Rajasa dan jajaran Kemenkeu lainnya.

IHSG Semangat Tembus 5000

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,28% ke level 4998,461. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat melemah 0,31% ke level 846,953.

Sementara itu, dari perdagangan Sabtu dini hari di bursa Amerika, adanya rilis data keuangan dari beberapa perusahaan yang cukup solid memberikan dampak positif bagi penguatan bursa saham Walstreet. Dow Jones ditutup menguat tipis sebesar 10,37 poin (0,07%) ke level 14.547,50. Sementara itu, S&P juga memguat sebesar 14,64 poin (0,88%) ke level 1.555,25. Sedangkan, Nasdaq ditutup turun sebesar 39,69 poin (1,25%) ke level 3206,69.

Sementara itu, di perdagangan bursa Asia pada awal pekan ini, bursa-bursa Asia mengalami penguatan. Nikkei naik sebesar 254,68 poin (1,91%) ke level 13569,11. Sementara itu, KOSPI juga menguat sebesar 3,18 poin (0,17%) ke level 1909,53.

Pada perdagangan hari ini, IHSG tampaknya akan bersemangat untuk kembali bertengger di level 5000-an, setelah pada akhir pekan lalu terseret di bawah level 5000. Saat ini, support dan resistance IHSG masing-masing berada pada level 4980 dan 5050. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah PWON, BBRI, BBKP, KLBF.

Wallstreet Melemah

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis sebesar 0,28% ke level 5012,638. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 0,19% ke level 849,547.

Sementara itu, dari perdagangan dini hari di Amerika, bursa saham Wallstreet ditutup melemah. Wallstreet melemah disebabkan oleh adanya sentiment negative dari rilis laporan keuangan dari beberapa perusahaan. Dow Jones ditutup melemah 81,45 poin (-0,56%) ke level 14.537,10. Sementara itu, S&P juga melemah sebesar 10,4 poin (-0,67%) ke level 1.541,61. Sedangkan, Nasdaq ditutup turun sebesar 38,31 poin (-1,20%) ke level 3166,36.

Sementara itu, di perdagangan bursa Asia pada pagi hari ini, bursa-bursa Asia mengalami mix. Nikkei menguat tipis sebesar 8,12 poin (0,06%) ke level 13228,20. Sementara itu, KOSPI melemah sebesar 10,56 poin (-0,56%) ke level 1888,89.

Pada perdagangan hari ini,dengan IHSG yang telah berhasil menembus level 5000, hal ini sebaiknya menjadi perhatian bagi para investor. Hal ini dikarenakan IHSG cenderung rawan terkoreksi. Support dan resistance IHSG masing-masing berada pada level 4980 dan 5050. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah PGAS, BBRI, PWON, SMRA.

Strategi Baru Bersaing Merebut Banyak Investor Saham

Pemanfaatan teknologi informasi, tidak bisa lepas dari industri pasar modal dan salah satunya penggunaannya adalah transaksi jual beli saham yang dilakukan secara online atau sering disebut OLT (Online Trading). Saat ini, online trading sudah menjadi tren di banyak perusahaan sekuritas yang menerapkan fasilitas tersebut guna memudahkan nasabah dalam bertransaksi saham.

Oleh karena, seiring maraknya perusahaan sekuritas yang mengeluarkan fasilitas online trading, pihak Bursa Efek Indonesia menyatakan dukungannya kepada semua anggota bursa untuk memberikan fasilitas berupa trading online, kendatipun bukan menjadi kewajiban.

Dari data BEI diketahui bahwa sudah lebih dari 50% atau sudah ada 70 sekuritas yang sudah memiliki fasilitas online trading dari 114 sekuritas yang ada. Pasalnya, untuk system remote trading memang sudah merupakan kewajiban bagi setiap perusahaan efek. Namun online trading ini agak berbeda, ini adalah fasilitas tambahan yang diberikan anggota bursa kepada para nasabahnya untuk melakukan transaksi perdagangan melalui platform online yang dijalankan oleh internet.

Tingkatkan Investor

Dari berbagai kesempatan pimpinan BEI selalu mengungkapkan dukungannya atas pemakaian OLT dalam menjalankan transaksi jual beli saham di BEI, karena melalui system perdagangan ini akan lebih banyak lagi dapat dijangkau nasabah-nasabah baru, terutama dari kalangan mahasiswa dan juga kalangan masyarakat yang berminat masuk tetapi ingin mencobanya dalam jumlah modal yang kecil dulu. Pada umumnya perusahaan menetapkan jumlah setoran dana awal yang lebih kecil kepada nasabah yang menggunanakan OLT dibandingan nasabah konvensional. Lebih jauh lagi, melalui OLT maka semakin banyak dapat dijangkau calon nasabah dari kalangan masyarakat Indonesia, dengan kata lain nasabah domestic akan semakin bertambah banyak. Ini adalah salah satu tujuan BEI. Keuntungan dari jual beli saham Indonesia biarlah lebih banyak lagi dinikmati oleh orang Indonesia sendiri.

Dalam data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah sub account yang terdafar per Agustus 2012 sebanyak 337.881 nasabah, jumlah ini tentu sangat kecil sekali dibanding jumlah penduduk Indonesia perkotaan dan yang sudah menikmati pendidikan cukup.

Hari Rabu, 10 April ’13 Direktur Utama BEI dalam siaran persnya mengatakan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku fasilitas perdagangan saham melalui internet (online trading/OLT) oleh perusahaan efek membuat jumlah investor domestik terus meningkat. Dalam enam tahun terakhir, frekuensi transaksi di pasar modal domestik terus meningkat lebih dari delapan kali lipat.
Ito Warsito, mengatakan saat ini frekuensi rata-rata transaksi perdagangan saham di bursa saham Indonesia sudah mencapai 160 ribu transaksi per hari. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan di tahun 2006 yang hanya 20 ribu transaksi per hari.
Lanjut Ito, minat masyarakat untuk mempelajari pasar modal terus mengalami peningkatan. Alhasil jumlah sub rekening efek yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus naik menjadi 370.786 sub rekening di periode akhir Maret 2013. Terlihat peningkatan sebanyak 32.905 sub rekening selama 7 bulan terakhir, rata-rata ada tambahan sekitar 4.700 sub rekening baru setiap bulannya.
Salah satu strategi yang perlu diambil oleh pihak otoritas bursa dalam usaha meningkatkan jumlah nasabah saham di Indonesia adalah membuka seluas-luasnya peluang bagi setiap investor terutama investor-investor baru untuk dengan mudah melakukan transaksi jual beli saham melalui platform online. Transaksi dapat dilakukan dimana saja selama jam buka bursa, tidak harus berada dikantor perusahaan sekuritas, dan tidak perlu memakai telepon.


Dalam sistem layanan online trading PT. eTrading Securities, adalah pelopor online trading di Indonesia yang beroperasi pada tahun 1999 dengan menggunakan system aplikasi HOTS (Home Online Trading System) beberapa fasilitas yang diberikan antara lain, Running Trade, posisi Bid dan Offer dari suatu saham, personal portofolio, instruksi penarikan dana secara online, News dan Market coment serta data Historical saham dan juga dilengkapi tools untuk menganalisa saham secara teknikal, dan lain-lain.

Pada Januari 2009 PT. eTrading securities meluncurkan sistem aplikasi terbaru yang lebih cepat dan lebih stabil dari sistem aplikasi HOTS sebelumnya dalam melakukan transaksi beli dan jual saham, yang dinamakan dengan (Home Online Trading System) HOTS ver 2.0 atau lebih dikenal dengan nama IPOT.

Sampai dengan akhir tahun ini tercatat ada 5 anggota bursa(AB) yang akan meluncurkan OLT dari 31 AB yang sedang mempersiapkan diri untuk menyediakan OLT bagi nasabah mereka. Sampai saat ini sudah ada sekitar 70 AB yang sudah menggunakan online trading atau sekitar 50% dari seluruh AB yang terdaftar di BEI.

Online Trading akan menjadi sangat penting dalam meningkatkan jumlah nasabah lokal yang kedepannya akan menjadi basis yang kuat bagi Bursa Efek Indonesia sehingga tidak mudah dipengaruhi sentimen negatif dari pihak luar.

Peranan ISP ( Internet Service Provider)

Industri penyedia jasa internet di Indonesia tumbuh sekitar 15% - 25% atau kalau dilihat dari penghasilan yang diperoleh, maka mencapai hingga Rp. 190 T pada tahun 2012.
Sementara konten yang semakin beragam seperti video, gambar dan “live streaming” juga menjadi penggerak peningkatan kebutuhan internet. Platform online trading yang dipakai oleh perusahaan sekuritas memanfaatkan internet untuk mengirimkan data cepat dan terkini ( live streaming).
Diperikirakan ada 55 juta pengguna internet di Indonesia. Untuk jumlah yang sebesar itu diperlukan dibutuhkan minimal 512Mbps. Jumlah pengguna internet akan semakin bertambah dengan cepat, hal ini tentu memacu para penyedia jasa internet (ISP) untuk terus memperluas jaringan bisnisnya dengan terus menerus melakukan inovasi.

Dalam dunia perdagangan saham, saat ini transaksi perdagangan harian memang masih didominasi perdagangan konvensional. Namun transaksi perdagangan yang dilakukan secara online akan berkembang pesat.

Bursa Global Rebound

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,04% ke level 4945,253. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 1,55% ke level 838,421.

Sementara itu, perdagangan dini hari, bursa saham di Amerika juga mengalami rebound. Penguatan ini ditopang dari adanya hasil yang positif dari rilis data ekonomi berupa membaiknya sektor perumahan. Dow Jones ditutup melesat 157,58 poin (1,1%) ke level 14.756,78. Sementara itu, S&P juga menguat sebesar 22,21 poin (1,4%) ke level 1.574,57. Sementara itu, Nasdaq juga mengalami penguatan sebesar 48,14 poin (1,5%) ke level 3264,63.

Sementara itu, di perdagangan bursa global Asia pada pagi hari ini, bursa-bursa Asia bergerak seturut dengan pernguatan bursa Amerika semalam. Nikkei menguat sebesar 107,99 poin (0,91%) ke level 13341,56. Sementara itu, KOSPI mengalami penguatan tipis sebesar 2,55 poin (0,15%) ke level 1925,08.

Dengan melesatnya IHSG kemarin, serta penguatan bursa-bursa global pada perdagangan semalam hingga hari ini, diperkirakan IHSG masih akan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan hari ini. Supportnya berada di level 4880, dan resistancenya berada di 4970. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah BBTN, BMRI, PWON,ASRI.

BEI Beri Sanksi Anggota Bursa yang Terbukti Manipulasi Pasar

(Vibiznews-Stocks) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberikan sanksi kepada anggota bursa (AB) atau perusahaan sekuritas yang menjadi perantara efek atas saham PT Prima Alloy Steel Tbk (PRAS) [375 -15 (-3,8%)] apabila terbukti benar melakukan manipulasi pasar.


“BEI tidak bisa memanggil nasabah. Bursa akan melihat terhadap aturan yang ada, kalau ada pelanggaran maka kita beri sanksi ke AB.” kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurut Uriep, beberapa indikasi pelanggaran dapat dilihat dari tiga sisi, yaitu emiten, sekuritas, dan nasabah atau pelaku pasar. “Kalau dari pergerakan hargas saham kita lihat itu valid atau tidak, bisa saja pergerakan tersebut karena ada info menyesatkan. Indikasinya, bisa dari emiten, AB atau nasabah.” jelasnya.

Dugaan manipulasi pasar atas saham PRAS [375 -15 (-3,8%)] oleh sekelompok investor, lanjut Uriep, terkait sejauh mana peran AB menerapkan sistem pengawasan. Pasalnya, anggota bursa dituntut memiliki prinsip pengenalan nasabah atau "know your customer" (KYC) dan mengawasi dengan baik transaksi setiap nasabahnya. Sebagai tindak lanjut atas dugaan tersebut, pihaknya sedang mengawasi saham PRAS [375 -15 (-3,8%)].

Meski demikian, dia menegaskan, hal ini tidak hanya berlaku pada perantara efek saham PRAS [375 -15 (-3,8%)], namun seluruh anggota bursa diharapkan dapat memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan terkait sistem pengawasan.

BEI pun telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh sistem pengawasan transaksi nasabah yang dimiliki anggota bursa. Dari hasil pemeriksaan ditemukan hanya ada delapan anggota bursa yang telah memiliki sistem pengawasan transaksi nasabah, namun masih secara parsial dalam memenuhi lima poin ketentuan yang dipersyaratkan oleh BEI.

Sistem Pengawasan

Ditargetkan, pada tahun ini seluruh anggota bursa sudah memiliki sistem pengawasan transaksi nasabah beserta seluruh ketentuan yang dipersyaratkan. Setelah anggota bursa telah memilikinya, pihak otoritas selanjutnya akan memastikan sistem pengawasan tersebut digunakan oleh masing-masing anggota bursa sesuai dengan prosedur standar operasionalnya, dan melakukan pemantauan terhadap setiap transaksi nasabah.

Pembangunan sistem pengawasan transaksi nasabah inipun sekaligus dapat menurunkan fenomena saham yang bergerak di luar kebiasaan atau "unusual market activity" (UMA) dan penghentian sementara perdagangan efek (suspend).

Sebelumnya, Ketua Umum Masyarakat Investor Sekuritas Indonesia (MISSI), Sanusi mempertanyakan tanggung jawab BEI terkait manipulasi pasar yang kerap terjadi di pasar modal.

Pada tanggal 8 April yang lalu, pihaknya mencermati adanya perdagangan yang anomali pada saham PRAS [375 -15 (-3,8%)]. Saham ini pada awal bursa bergerak dengan volume yang sangat besar dengan kenaikan harga dari sehari sebelumnya sebesar 570, bergerak naik lagi sampai mencapai 690 dan pada sore hari turun drastis dan ditutup turun sebesar 485. "Perdagangan pada sesi satu sangat aktif sekali dan merupakan transaksi paling aktif di bursa. Ada sekelompok investor yang terkordinasi mengaktifkan perdagangan saham ini." tuturnya.

Investasi Untuk Masa Depan


Banyak sekali orang yang ingin memulai investasi di pasar saham, akan tetapi tidak tahu bagaimana untuk memulai investasi di pasar saham. Mereka takut akan kehilangan banyak uang sehingga ragu akan dunia investasi. Dengan panduan ini mungkin dapat membantu anda atas keraguan anda untuk memulai investasi untuk masa depan di pasar modal.

Hal pertama yang harus anda sadari adalah anda tidak memerlukan broker purna waktu ( full time ) hari-hari menggunakan dan menyewa broker untuk membeli dan menjual telah usai. Dengan layanan dan murah seperti E-trade dan scott trade ( Online trading ) dapat anda gunakan untuk melekukan semua investasi dengan hal ini menempatkan kontrol uang anda di tangan anda dan menghemat banyak uang.

Langkah berikutnya dalam belajar untuk memulai investasi untuk masa depan di pasar saham dengan menggunakan Anggaran. Hal ini sangat penting ! Banyak orang menemukan saham yang menurut mereka akan bekerja baik dan meletakkan jauh lebih banyak uang ke dalamnya. Mulailah dari kecil dan biarkan bertumbuh untuk Anda . Mulailah dengan investasi mungkin $ 25 atau $ 50 dalam saham pada suatu waktu. Ini akan menghemat banyak uang dan membantu Anda mendapatkan pengalaman yang berharga untuk investasi besar di masa depan. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam mempelajari bagaimana untuk memulai investasi di pasar saham jadi jangan lewatkan saja .


Langkah penting dalam mempelajari bagaimana untuk memulai investasi di pasar saham adalah jangan pernah bergerak membabi buta. Jika Anda menemukan sebuah saham dan memiliki perasaan akan bergerak dengan baik, jangan buru-buru ke dalamnya! Ambil sedikit waktu dan melakukan penelitian. Seringkali suatu perusahaan dapat setiap hari merilis berita yang sangat mungkin menyebabkan penurunan harga saham Anda. Pastikan pembelian Anda telah dipikirkan dengan baik dan direncanakan.


Langkah terakhir adalah mengetahui bahwa kadang-kadang hal-hal yang tidak terduga terjadi , tidak sesuai dengan yang kita telaah. Pasar saham adalah permainan dan kadang-kadang Anda kalah. Dengan latihan dan kesabaran Anda akan menang lebih dari saat Anda kehilangan tapi itu yang dibutuhkan.


Belajar bagaimana memulai investasi untuk masa depan di pasar saham adalah sebuah petualangan menyenangkan yang akan membuat Anda melompat-lompat gembira seringkali, dan menampar dahi anda di saat lain. Ini merupakan bagian dari perjalanan dan ini benar-benar bagian yang menyenangkan! Ketika investasi dipasar saham seringkali bisa sulit, dapat dibuat lebih mudah dengan sumber daya yang tepat.

Strategi Baru Bersaing Merebut Banyak Investor Saham

Pemanfaatan teknologi informasi, tidak bisa lepas dari industri pasar modal dan salah satunya penggunaannya adalah transaksi jual beli saham yang dilakukan secara online atau sering disebut OLT (Online Trading). Saat ini, online trading sudah menjadi tren di banyak perusahaan sekuritas yang menerapkan fasilitas tersebut guna memudahkan nasabah dalam bertransaksi saham.

Oleh karena, seiring maraknya perusahaan sekuritas yang mengeluarkan fasilitas online trading, pihak Bursa Efek Indonesia menyatakan dukungannya kepada semua anggota bursa untuk memberikan fasilitas berupa trading online, kendatipun bukan menjadi kewajiban.

Dari data BEI diketahui bahwa sudah lebih dari 50% atau sudah ada 70 sekuritas yang sudah memiliki fasilitas online trading dari 114 sekuritas yang ada. Pasalnya, untuk system remote trading memang sudah merupakan kewajiban bagi setiap perusahaan efek. Namun online trading ini agak berbeda, ini adalah fasilitas tambahan yang diberikan anggota bursa kepada para nasabahnya untuk melakukan transaksi perdagangan melalui platform online yang dijalankan oleh internet.

Tingkatkan Investor

Dari berbagai kesempatan pimpinan BEI selalu mengungkapkan dukungannya atas pemakaian OLT dalam menjalankan transaksi jual beli saham di BEI, karena melalui system perdagangan ini akan lebih banyak lagi dapat dijangkau nasabah-nasabah baru, terutama dari kalangan mahasiswa dan juga kalangan masyarakat yang berminat masuk tetapi ingin mencobanya dalam jumlah modal yang kecil dulu. Pada umumnya perusahaan menetapkan jumlah setoran dana awal yang lebih kecil kepada nasabah yang menggunanakan OLT dibandingan nasabah konvensional. Lebih jauh lagi, melalui OLT maka semakin banyak dapat dijangkau calon nasabah dari kalangan masyarakat Indonesia, dengan kata lain nasabah domestic akan semakin bertambah banyak. Ini adalah salah satu tujuan BEI. Keuntungan dari jual beli saham Indonesia biarlah lebih banyak lagi dinikmati oleh orang Indonesia sendiri.

Dalam data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah sub account yang terdafar per Agustus 2012 sebanyak 337.881 nasabah, jumlah ini tentu sangat kecil sekali dibanding jumlah penduduk Indonesia perkotaan dan yang sudah menikmati pendidikan cukup.

Hari Rabu, 10 April ’13 Direktur Utama BEI dalam siaran persnya mengatakan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku fasilitas perdagangan saham melalui internet (online trading/OLT) oleh perusahaan efek membuat jumlah investor domestik terus meningkat. Dalam enam tahun terakhir, frekuensi transaksi di pasar modal domestik terus meningkat lebih dari delapan kali lipat.
Ito Warsito, mengatakan saat ini frekuensi rata-rata transaksi perdagangan saham di bursa saham Indonesia sudah mencapai 160 ribu transaksi per hari. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan di tahun 2006 yang hanya 20 ribu transaksi per hari.
Lanjut Ito, minat masyarakat untuk mempelajari pasar modal terus mengalami peningkatan. Alhasil jumlah sub rekening efek yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus naik menjadi 370.786 sub rekening di periode akhir Maret 2013. Terlihat peningkatan sebanyak 32.905 sub rekening selama 7 bulan terakhir, rata-rata ada tambahan sekitar 4.700 sub rekening baru setiap bulannya.

Salah satu strategi yang perlu diambil oleh pihak otoritas bursa dalam usaha meningkatkan jumlah nasabah saham di Indonesia adalah membuka seluas-luasnya peluang bagi setiap investor terutama investor-investor baru untuk dengan mudah melakukan transaksi jual beli saham melalui platform online. Transaksi dapat dilakukan dimana saja selama jam buka bursa, tidak harus berada dikantor perusahaan sekuritas, dan tidak perlu memakai telepon.


Dalam sistem layanan online trading PT. eTrading Securities, adalah pelopor online trading di Indonesia yang beroperasi pada tahun 1999 dengan menggunakan system aplikasi HOTS (Home Online Trading System) beberapa fasilitas yang diberikan antara lain, Running Trade, posisi Bid dan Offer dari suatu saham, personal portofolio, instruksi penarikan dana secara online, News dan Market coment serta data Historical saham dan juga dilengkapi tools untuk menganalisa saham secara teknikal, dan lain-lain.

Pada Januari 2009 PT. eTrading securities meluncurkan sistem aplikasi terbaru yang lebih cepat dan lebih stabil dari sistem aplikasi HOTS sebelumnya dalam melakukan transaksi beli dan jual saham, yang dinamakan dengan (Home Online Trading System) HOTS ver 2.0 atau lebih dikenal dengan nama IPOT.

Sampai dengan akhir tahun ini tercatat ada 5 anggota bursa(AB) yang akan meluncurkan OLT dari 31 AB yang sedang mempersiapkan diri untuk menyediakan OLT bagi nasabah mereka. Sampai saat ini sudah ada sekitar 70 AB yang sudah menggunakan online trading atau sekitar 50% dari seluruh AB yang terdaftar di BEI.

Online Trading akan menjadi sangat penting dalam meningkatkan jumlah nasabah lokal yang kedepannya akan menjadi basis yang kuat bagi Bursa Efek Indonesia sehingga tidak mudah dipengaruhi sentimen negatif dari pihak luar.

Peranan ISP ( Internet Service Provider)


Industri penyedia jasa internet di Indonesia tumbuh sekitar 15% - 25% atau kalau dilihat dari penghasilan yang diperoleh, maka mencapai hingga Rp. 190 T pada tahun 2012.
Sementara konten yang semakin beragam seperti video, gambar dan “live streaming” juga menjadi penggerak peningkatan kebutuhan internet. Platform online trading yang dipakai oleh perusahaan sekuritas memanfaatkan internet untuk mengirimkan data cepat dan terkini ( live streaming). Diperikirakan ada 55 juta pengguna internet di Indonesia. Untuk jumlah yang sebesar itu diperlukan dibutuhkan minimal 512Mbps. Jumlah pengguna internet akan semakin bertambah dengan cepat, hal ini tentu memacu para penyedia jasa internet (ISP) untuk terus memperluas jaringan bisnisnya dengan terus menerus melakukan inovasi.

IHSG Masih Melanjutkan Trend Bullishnya

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (1/4/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis sebesar 0,04% ke level 4899,587. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 0,21% ke level 827,225.

Dari perdagangan dini hari pada bursa Amerika, Wallstreet ditutup di zona positif. Hal ini didorong dari adanya optimisme investor akan hasil laporan keuangan di kuartal pertama yang cukup solid. Selain itu, kenaikan harga komoditas di tengah laporan melambatnya inflasi China juga turut mendorong kenaikan bursa saham Wallstreet. Dow Jones menguat 59,98 poin (0,40%) dan ditutup pada posisi 14673,5 poin. S&P mengalami kenaikan sebesar 5,54 poin (0,35%) ke level 1568,61. Sementara itu, Nasdaq juga menguat sebesar 15,61 poin (0,48%) ke level 3237,86

Sementara itu, di perdagangan bursa Asia pada pagi hari ini, Nikkei melemah tipis sebesar 0,24 poin (-0,0%) ke level 13192,35. Koreksi tipis ini tampaknya dikarenakan akibat kenaikan tajam pada bursa saham ini selama 2 hari berturut-turut. Sementara itu, KOSPI mengalami penguatan sebesar 6,35 poin (0,31%) ke level 1926,75.

Saat ini, IHSG tengah berada pada masa bullishnya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG masih akan menguat. Supportnya berada di level 4860, dan resistancenya berada di 4930. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah BKSL, PGAS, ACES, BMRI.

Cadangan Devisa Negara Turun

Membuka perdagangan pagi tadi, Bursa Saham Indonesia berkurang 4,124 poin (0,08%) ke level 4.921,944 bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis di awal pekan ini. Minimnya sentimen membuat IHSG bergerak cukup datar.

Kekuatiran dari krisis utang Eropa membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam transaksi. Meski sempat melemah, indeks juga sempat menanjak hingga posisi tertingginya di 4.934,452.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 26,460 poin (0,54%) ke level 4.899,608 terkena aksi ambil untung. Saham-saham unggulan berbasis konsumer jadi target aksi jual.

Pelemahan paling dalam diderita saham-saham berbasis konsumer, seperti Gudang Garam, Mayora, dan HM Sampoerna, dibuntuti saham konstruksi dan agrikultur. Investor asing tidak mau ketinggalan ikut ambil untung.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (8/4/2013), IHSG berkurang 28,547 poin (0,58%) ke level 4.897,521. Sementara Indeks LQ45 turun 5,198 poin (0,63%) ke level 825,463.

Dua sektor saham berhasil menguat di penghujung perdagangan, yaitu sektor tambang dan aneka industri. Sayangnya, delapan sektor jatuh ke zona merah membuat IHSG ditutup negatif.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 164.524 kali pada volume 5,195 miliar lembar saham senilai Rp 6,03 triliun. Sebanyak 103 saham naik, sisanya 170 saham turun, dan 98 saham stagnan.


Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.745 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Pasar saham Jepang jadi satu-satunya bursa Asia yang menguat hari ini berkat rencana pemberian stimulus moneter oleh pemerintahnya. Bursa-bursa regional lainnya menutup perdagangan di teritori negatif.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 20.000 ke Rp 1.020.000, Supreme Cable (SCCO) naik Rp 1.100 ke Rp 6.750, Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 700 ke Rp 8.900, dan Mayora (MYOR) naik Rp 600 ke Rp 30.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.850 ke Rp 49.800, Matahari (LPPF) turun Rp 350 ke Rp 11.100, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 350 ke Rp 64.150, dan BCA (BBCA) turun Rp 300 ke Rp 10.700.


Hari ini BI mengummkan bahwa cadangan devisa negara turun 0,38 miliar dolar per akhir Maret 2013. Cadangan devisa Indonesia per 28 Maret 2013 mencapai 104,80 miliar dolar AS atau turun 0,38 miliar dolar AS dibanding posisi 28 Februari 2013 yang mencapai 105,18 miliar dolar AS.

Laporan Perkembangan Besaran Moneter Bank Indonesia (BI) melalui laman resmi BI di Jakarta, Senin, menyebutkan penghitungan posisi cadangan devisa itu menggunakan konsep "International Reserve and Foreign Currency Liquidity (IRFCL)" atas dasar harga berlaku dengan Format Official Reserve Asset (ORA).


Cadangan devisa merupakan posisi bersih aktiva luar negeri pemerintah dan bank-bank devisa, yang harus dipelihara untuk keperluan transaksi internasional. Devisa diperlukan untuk membiayai impor dan membayar utang luar negeri.

Bursa AS Tergerus, IHSG Bergerak Fluktuatif

(Stock) Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu (5/4/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,07% ke level 4926,068. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 0,06% ke level 830,661.

Dari penutupan perdagangan di akhir pekan pada bursa Amerika, laporan tenaga kerja Maret yang secara mengejutkan menurun dan adanya ketegangan global di Korea Utara membuat bursa-bursa di Wallstreet melemah. Dow Jones melemah 40,86 poin (0,28%) dan ditutup pada level 14565,25. Sedangkan indeks berbasis luas S&P 500 merosot 6,70 poin (0.43%) dan berakhir di level 1553,28. Sementara itu, indeks Nasdaq juga turun 21,12 poin (0.65%) ke level 3203,86.

Sementara itu, pada perdagangan pagi hari ini, Nikkei melesat naik dan mencatatkan posisi tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir. Nikeei dibuka melonjak ke level 1325. Sementara itu, KOSPI melemah 0,78 poin ke level 1925,2.

Secara teknikal, IHSG tengah berada pada masa bullishnya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Support dan resistance IHSG berada pada kisaran level Rp. 4930,00 dan Rp. 5000,00. Posisi IHSG saat ini telah overbought, sehingga berpotensi akan terjadinya koreksi dalam jangka pendek.

Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG masih berpotensi untuk menguat. Namun, IHSG berpotensi untuk bergerak fluktuatif dan mengalami profit taking dalam perdagangan intraday. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah ASRI, BBNI, BKSL, PWON.

Bursa AS Menanjak, IHSG Berpeluang Rebound

(Vibiznews – Stock) Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (1/4/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,18% ke level 4922,611. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat melemah 1,58% ke level 830,132.

Dari perdagangan dini hari pada bursa Amerika, komitmen dari bank-bank sentral global untuk mendorong program stimulus guna memulihkan ekonomi memberikan imbas positif pada bursa saham Wall Street. Dow Jones menguat 55,76 poin (0,38%) dan ditutup pada posisi 14606,10 poin. S&P mengalami kenaikan sebesar 6,29 poin (0,4%), dan Nasdaq juga menguat sebesar 6,38 poin (0,2%) ke level 3224,98

Sementara itu, terjadi mix pada perdagangan di bursa Asia pada pagi hari ini. Bursa saham Nikkei melesat naik 407.01 poin (3.22%). Namun, KOSPI melemah sebesar 22.03 poin (-1.16%) ke level 1936.82.

Saat ini, IHSG tengah berada pada masa bullishnya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Support dan resistance IHSG berada pada kisaran level Rp. 4920,00 dan Rp. 4990,00. Posisi IHSG saat ini telah overbought, sehingga berpotensi akan terjadinya koreksi dalam jangka pendek.

Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan mampu rebound, seturut pergerakan bursa global. Selain itu, pada perdagangan kemarin, IHSG telah cukup tergerus karena adanya profit taking. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah P

Sentimen Negatif AS, IHSG Berpotensi Melemah

(IDX Stock) Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (1/4/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar ,49% ke level 4981,466. Sementara itu, indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 0,77% ke level 843,491.

Dari perdagangan dini hari pada bursa Amerika, rilis data di negara Paman Sam tersebut memberikan hembusan negative pada perdagangan di Wall Street. Adanya rilis data ISM Non-Manufacturing PMI yang melemah ke angka 54.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 56.0, serta penurunan data ADP Non-Farm Employment Change untuk kinerja Maret dari 237K menjadi 158K. Dow Jones melemah 111.66 poin (-0.8%) dan ditutup pada posisi 14550.35 poin. S&P melemah 16.56 poin (-1.05%), dan Nasdaq juga melemah sebesar 36,26 poin (-1,11%).

Sementara itu, bursa-bursa di Asia pada perdagangan pagi ini juga ikut terkena imbasnya. Nikkei dibuka turun 207.44 poin (-1,68%), Hang Seng turun tipis sebesar 30,33 poin (-0,14%). Namun, KOSPI melemah sebesar 28,04 poin (-1,47%).

Saat ini, IHSG tengah berada pada masa bullishnya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Support dan resistance IHSG berada pada kisaran level Rp. 4920,00 dan Rp. 4990,00. Posisi IHSG saat ini telah overbought, sehingga berpotensi akan terjadinya koreksi dalam jangka pendek.

Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan sedikit terkoreksi, seturut pergerakan bursa global. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah SMGR, BBRI, BMRI, TLKM

Catatan Penting Untuk Trader Saham, Persenjatai Diri Anda


(Stocks) - Bagaimana Menjadi Trader Saham Yang Berhasil ?

Ada 4 hal penting yang harus dipenuhi oleh para trader saham supaya berhasil :

1. Pandanglah bahwa transaksi jual dan beli saham di pasar modal adalah kegiatan bisnis yang harus dikerjakan secara serius dengan memakai pertimbangan akal sehat dalam setiap keputusan dan pengaturan uang secara cerdas.


2. Bekerja dengan perencanaan trading yang matang,yang sesuai dengan karakter dan nilai-nilai hidup yang diyakini serta telah diuji dengan waktu.Perencanaan trading tentulah bagian dari trading system yang harus Anda bangun sendiri.


3. Pastikan tingkat resiko modal yang dapat diterima secara pribadi, kehilangan modal dikarenakan kerugian yang diderita harus sejauh nilai yang tidak menurunkan tingkat hidup sehari-hari. Artinya jangan biarkan kerugian mengancam tingkat hidup Anda yang sekarang. Sebab tujuan investasi adalah meningkatkan taraf hidup sekarang bukan malah menurunkannya.


4. Latihlah mental Anda, kenali diri dan kuasai diri dengan memahami ilmu psikologi dasar dan umum.Saat ini banyak informasi praktis yang dapat Anda peroleh melalui situs-situs yg berkaitan dengan perilaku manusia.


Banyak trader-trader kelas dunia menyimpulkan bahwa faktor sangat penting didalam kesuksesan seorang trader adalah faktor psikologi. Penguasaan dan ketrampilan dibidang analisa teknikal dan fundamental dapat didapat tetapi yang menentukan berhasil atau gagal seorang trader adalah faktor psikologi. Sepertinya kompleks tetapi sangat sederhana.




Karakter Anda, cara Anda bereaksi terhadap situasi-situasi yang menekan dan kemampuan Anda mengambil keputusan yang tepat didalam kondisi yang sulit, mampu bertahan untuk tetap memakai akal sehat didalam mengambil keputusan disaat-saat genting adalah kemampuan Anda yang sering disebut “the emotional quotient” (EQ).


Kekuatan mental dan daya tahan akal sehat bisa dilatih dengan syarat adanya kesadaran bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, bukan ancaman terhadap eksistensi diri atau tekanan yang meremukkan kepribadian.


Satu hal lagi adalah tanyakanlah pada diri Anda sendiri seberapa besar uang yang benar-benar.Anda perlukan yang secara wajar dapat Anda peroleh dari pasar modal. Keinginan yang berlebih-lebihan dan kerakusan akan mengacaukan semua perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.


Persenjatailah diri Anda dengan edukasi dan pengalaman yang membawa kematangan pada pribadi Anda. Saya tidak memakai kata perlengkapilah tetapi persenjatailah, karena saya sudah bertemu dengan banyak trader pemula yang tidak menyadari bahaya yang sedang mengintai.

Catatan penting untuk para trader saham, tanpa senjata edukasi, keberanian dan pengalaman, Anda tidak akan pernah dapat menikmati keuntungan dari dinamika pasar modal.
Persenjatai  diri, sukses menanti Anda

Bursa Saham Indonesia, Ditutup Sedikit Melemah


(Vibiznews-Stocks) -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan awal pekan dengan stagnan. Aksi ambil untung membuat indeks bergerak fluktuatif dalam rentang tipis.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.740 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.720 per dolar AS.

Mengawali perdagangan Bursa Saham Indonesia pagi tadi, IHSG dibuka turun 13,601 poin (0,28%) ke level 4.927,385 membuka perdagangan awal pekan. Aksi ambil untung marak terjadi pasca indeks menyentuh rekor tertinggi di akhir pekan lalu.

Saham-saham unggulan jadi target aksi ambil untung, terutama yang sudah naik tinggi akhir pekan lalu. Pelemahan indeks masih ditahan oleh penguatan saham-saham tambang dan perdagangan.

Aksi beli di saham-saham konsumer sempat mendorong indeks ke level intraday tertingginya sepanjang masa di 4.953,399. Rekor sebelumnya berada di level 4.940,986 pada penutupan perdagangan Kamis, 28 Maret 2013 lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 2,619 poin (0,05%) ke level 4.938,367 akibat aksi ambil untung. Sebelum terpangkas, indeks sempat menembus intraday tertingginya sepanjang masa.

Aksi beli mulai marak menjelang penutupan perdagangan. Sayangnya, meski ada aksi beli selektif, indeks yang hampir seharian berada di zona merah pun gagal balik arah ke teritori positif.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (1/4/2013), IHSG ditutup menipis 3,411 poin (0,07%) ke level 4.937,575. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,351 poin (0,40%) ke level 833,520.

Lima sektor industri di lantai bursa terkena koreksi akibat aksi ambil untung, sementara lima sektor lainnya menguat berkat aksi beli selektif. Kondisi ini membuat indeks bergerak fluktuatif dalam rentang tipis.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 140.921 kali pada volume 6,407 miliar lembar saham senilai Rp 5,457 triliun. Sebanyak 140 saham naik, sisanya 114 saham turun, dan 115 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga sore hari ini, dengan bursa Jepang yang terkoreksi hingga lebih dari dua persen. Banyak bursa regional yang masih tutup berkaitan libur Paskah.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 8.000 ke Rp 338.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 3.050 ke Rp 52.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 800 ke Rp 15.200, dan Matahari (LPPF) naik Rp 700 ke Rp 11.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 22.150, Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 26.500, Tigaraksa (TGKA) turun Rp 525 ke Rp 2.775, dan ABM (ABMM) turun Rp 425 ke Rp 3.350.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan laju inflasi pada Maret 2013 tercatat sebesar 0,63 persen atau relatif tinggi dalam lima tahun terakhir.















Suryamin menjelaskan terakhir kalinya laju inflasi pada Maret mencapai angka tertinggi adalah pada 2008, yang tercatat sebesar 0,95 persen.

Namun angka inflasi Maret 0,63 persen, masih lebih rendah dari inflasi Februari 2013 yang tercatat mencapai 0,75 persen.

Menurut dia, penyebab terbesar laju inflasi tinggi pada Maret adalah akibat komponen harga bergejolak yang menyumbang andil inflasi 0,52 persen atau secara keseluruhan 2,44 persen.

Laju inflasi tahun kalender Januari-Maret mencapai 2,43 persen, dan inflasi secara tahunan "year on year" (yoy) 5,9 persen. Sedangkan inflasi komponen inti 0,13 persen dan yoy 4,21 persen.

Kemudian dari Institute for Corporate Director (IICD) telah ditetapkan top 30 emiten terbaik dari total 97 emiten dalam Skor CG Tertinggi atau Corporate Governance (GC)-Scorecard.















Pembina Institute for Corporate Director (IICD) Sidharta Utama menyebutkan, dari total top 30 emiten tersebut, 10 terbaik di antaranya adalah PT Adira Dinamika Multifinance, PT Antam Tbk, Bank DPD Jabar dan Banten, Danamon, BII, Mandiri, BNI, Bank OCBC NISP, PGN, dan Telkom.

Alasan Mengapa IHSG Akan Menguat Hari Ini



(Vibiznews – Stock) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 79,51 poin (-1,66%) ke level 4.723,16 (25/3). Kekhawatiran pelaku pasar akan kondisi krisis keuangan Eropa membuat mereka melakukan aksi taking profit di akhir pekan kemarin. Kondisi Siprus yang yang rentan akan adanya “rush” pada perbankannya memberikan kekhawatiran akan stabilitas keuangan Eropa.

Akhir pekan kemarin bursa Wall Street mengalami penguatan dimana Dow Jones menguat 90,54 poin (0,63%), S&P positif 11,09 poin (0,72%) dan indeks Nasdaq ditutup naik 22,40 poin (0,70%). Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini mengalami penguatan dimana indeks Nikkei sempat naik 167,14 poin (1,35%) begitu juga dengan ideks Kospi dibuka naik 21,63 poin (1,11%).

Secara teknikal saat ini IHSG berada pada pola downtrend. Penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir membuat indikator teknikal tertekan turun ke level jenuh jualnya. Namun dalam trend jangka panjang menggunakan EMA 200 masih menggambarkan kondisi bullish.

Diperkirakan hari ini IHSG berpotensi menguat. Sentimen positif yang berpotensi untuk mendorong IHSG naik adalah kesepakatan dari European Union bahwa mereka telah menyepakatir paket bantuan untuk menyelamatkan Siprus. Kesepakatan tersebut setidaknya akan menyingkirkan ancaman kebangkrutan dan keluarnya Siprus dari Uni Eropa.

Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah BMRI, PTPP, WIKA dan SSIA.

Bursa Global Melemah, Hati-Hati IHSG Anjlok


(Vibiznews – Stock) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 28,83 poin (-0,60%) ke level 4.802,67 (22/3). Adanya aksi taking profit oleh para pelaku pasar mampu menekan sentimen positif yang terjadi di bursa global.

Tadi malam bursa Wall Street mengalami pelemahan dimana Dow Jones terkoreksi 90,24 poin (-0,62%), S&P negatif 12,91 poin (-0,83%) dan indeks Nasdaq ditutup melemah 31,59 poin (-0,97%). Pelemahan tersebut juga diikuti oleh pembukaan bursa Asia dimana indeks Nikkei anjlok 148,68 poin (-1,18%) begitu juga dengan ideks Kospi dibuka melemah 3,22 poin (-0,17%).

Secara teknikal saat ini IHSG berada pada pola downtrend. Pelemahan yang terjadi pada pekan kemarin membuat beberapa indicator teknikal tertekan turun dari titik jenuh belinya. Meskipun indeks sempat menguat di akhir pekan, namun nampaknya trend belum menandakan adanya penguatan. Sedangkan untuk indikator jangka panjang seperti indikator SMA 200, IHSG masih bergerak pada pola bullish.

Diperkirakan hari ini IHSG cenderung mengalami penurunan. Kuatnya sentimen negatif yang beresiko menekan pergerakan IHSG adalah adanya peningkatan kekhawatiran dari pelaku pasar mengenai kondisi krisis Eropa yang akan semakin memburuk.

Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah BBCA, PTPP, WIKA dan SSIA.

Faktor Yang Mampu Mengangkat IHSG Hari Ini


(Vibiznews – Stock) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 8,87 poin (0,18%) ke level 4.831,5 (21/3). Pertumbuhan kinerja yang dilaporkan oleh beberapa emiten potensial seperti saham-saham di sektor properti mampu menahan sentimen negatif yang sempat menekan IHSG.

Tadi malam bursa Wall Street mengalami penguatan signifikan dimana Dow Jones naik 55,91 poin (0,39%), S&P positif 10,37 poin (0,67%) dan indeks Nasdaq ditutup menguat 25,09 poin (0,78%). Penguatan tersebut juga diikuti oleh pembukaan bursa Asia dimana indeks Nikkei melonjak 170,78 poin (1,37%) begitu juga dengan ideks Kospi dibuka menguat 8,44 poin (0,43%).

Secara teknikal saat ini IHSG berada pada pola downtrend. Pelemahan yang terjadi pada pekan kemarin membuat beberapa indicator teknikal tertekan turun dari titik jenuh belinya. Meskipun indeks sempat menguat di akhir pekan, namun nampaknya trend belum menandakan adanya penguatan. Sedangkan untuk indikator jangka panjang seperti indikator SMA 200, IHSG masih bergerak pada pola bullish.

Diperkirakan hari ini IHSG berpotensi mengalami penguatan menusul kenaikan mayoritas bursa global. Sentimen positif yang berpotensi mendorong IHSG naik berasal dari hasil rapat FOMC oleh The Fed dimana mereka akan tetap mempertahankan kebijakan pembelian aset senilai US$85 miliar setiap bulannya.

Selain itu mereka juga menyampaikan bahwa perekonomian AS sudah mulai mengalami penguatan. Hal tersebut akan tercermin dari pertumbuhan real GDP beberapa tahun mendatang, serta menyusutnya tingkat pengangguran. Adapun saham saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah BBCA, PTPP, WIKA dan SSIA.

IHSG Rebound 0,93%, Seiring Penguatan Bursa Asia


(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,93% ke level 4830,810. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 1,16% ke level 826,088.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 426,9 juta lot saham senilai Rp 445,0 miliar dengan total transaksi sebanyak 14283 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 108 naik, 27 saham turun, dan 97 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industri dasar dan aneka industri, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1,22% dan 1,09%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham PGAS naik 1,9% ke Rp 5350, saham TLKM naik 2,4% ke Rp 10850, saham INDF naik 2,0% ke Rp 7550, dan saham BBRI naik 1,7% ke Rp 8950.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham LSIP turun 1,2% ke Rp 2025, saham UNTR turun 0,5% ke Rp 19300, saham EXCL turun 1,0% ke Rp 5150, dan saham SIMP turun 0,9% ke Rp 1090.

Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan pagi ini tampak mengalami rebound yang cukup signifikan, seiring dengan penguatan bursa Asia pagi ini.

Sentimen positif bagi bursa pagi ini datang dari menurunnya klaim pengangguran AS yang dirilis kemarin malam, serta terpilihnya Haruhiko Kuroda untuk menjabat sebagai Gubernur BoJ menggantikan Masaaki Shirakawa yang akan mundur pada tanggla 19 Maret 2013 mendatang.

Resistance berada di kisaran 4860, sedangkan support berada di kisaran 4730.